Mufti Baru Mesir: Dr. Syauqi Ibrahim Abdul Karim

Senin (11/02), Dewan Petinggi Ulama Al-Azhar, yang diketuai oleh Syekh Ahmad Thayyib (Grand Syekh Al-Azhar), melakukan pertemuan tertutup guna membahas siapa pengganti Syekh Ali Jum’ah sebagai Grand Mufti Mesir, yang masa jabatannya akan selesai pada akhir Februari nanti ..

Ada Cinta di MTQ ..*

Unik, panggilan yang tak terduga ketika aku harus menghentikan sejenak pengembaraan mengais ilmu di Negeri Idaman sebagian para Cendikiawan, berat, meski akhirnya sampai juga di Negeri Suara Emas ..

Biografi Singkat Syekh Muhammad Mutawalli Asy-Sya’rawi: Pemimpin Para Da'i

Syekh Muhammad Mutawalli Asy-Sya’râwi (16 April 1911 M. – 17 Juni 1998 M.) merupakan salah satu ahli tafsir Alquran yang terkenal pada masa modern dan merupakan Imam pada masa kini ..

KH. A. Tajuddin Marzuki Tokoh Ulama Oejoeng Malang sekaligus Representatif Generasi Kedua Attaqwa

Tanda-tanda dicabutnya ilmu oleh Allah SWT adalah perginya para ulama. Sudah banyak ulama yang telah pergi meninggalkan kita untuk selama-lamanya ..

IELTS Class; Antara Jenuh dan Semangat

Pada Ahad beberapa minggu yang lalu, aku tiba di Pare, sebuah desa yang sudah terkenal dengan sebutan Kampung Inggris ..

Monday, April 07, 2014

Fenomena Golput Dalam Penyelenggaraan Pemilu di Indonesia: Sebuah Korelasi Kajian Islam Terhadap Pemilu

Pemilihan Umum (Pemilu), merupakan prasyarat penting dalam bangunan demokrasi. Pemilihan umum juga merupakan wadah bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Pemilihan umum –baik pilkada, pemilihan anggota legislatif maupun pemilihan presiden dan wakil presiden-, merupakan serangkaian pemilihan yang dalam penyelenggaraannya dijamin oleh undang-undang nomor 15 tahun 2011. Sehingga, desain pemilu yang dilaksanakan, selalu mengalami perubahan. Atau hampir dapat dikatakan, sistem pemilu di Indonesia tidak tuntas karena setiap kali penyelenggaraan pemilu mekanismenya selalu dirubah sesuai dengan kebutuhan zaman.

Thursday, April 03, 2014

Talenta Kaum Muda Dalam Merebut Kepemimpinan Bangsa (Bedah Konsepsi Kepemimpinan Perspektif Al-Qur’an)


Pendahuluan

Dilansir dari Harian Republika edisi Senin, 17 Februari 2014 bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menaikan status kasus dugaan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan (alkes) di Pemerintahan Provinsi Banten ke tingkat penyidikan. Langkah ini disertai penetapan status pada Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, dan adiknya, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. KPK melansir nilai proyek yang menjerat Atut itu sekitar Rp. 9 miliar. “Alkes Banten nilai kontrak adalah Rp. 9.313.685.000”, kata juru bicara KPK Johan Budi dalan pesan singkat kepada Republika. 

Kenyataan tersebut memaksa kaum muda untuk ambil bagian dari sebuah perubahan. Betapa tidak, kejahatan korupsi yang mulai menggerus panggung kepemimpinan bangsa ini, merupakan hal yang tidak bisa dipungkiri. Realitas inilah yang menjadi alasan terkuat bagi kita kaum muda untuk tampil berani, mengambil alih posisi kaum tua yang terbukti gagal menjalankan amanat demokrasi. Jika bukan kita yang merebut posisi sentral kepemimpinan bangsa maka kursi-kursi kemerdekaan itu akan direbut oleh manusia-manusia yang tidak manusiawi.

Tuesday, April 01, 2014

Membumikan Kepemimpinan Profetik



Pendahuluan

Beberapa waktu yang lalu, bahkan sampai hari ini, Tri Rismaharini (Walikota Surabaya) sempat menyita perhatian semua media. Walikota yang namanya melambung karena kisruh pengangkatan wakilnya itu, telah mendapat tempat yang istimewa dalam topik kepemimpinan Indonesia. Risma (demikian walikota itu biasa disapa) telah membuka mata masyarakat Indonesia, bahwa masih ada pemimpin di negeri ini yang mendasarkan pijakannya pada bisikan nurani yang bersih.

Pada sebuah wawancara yang ditayangkan salah satu televisi swasta nasional, Risma telah menyampaikan pernyataan yang menghentak. Bagi dia jabatannya sebagai walikota bukan sekedar jabatan an sich, melainkan sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan kelak. Pernyataan seperti itu, nampaknya biasa keluar dari mulut para pejabat, namun hentakan pernyataan dari Risma ini sangat terasa, manakala dibandingkan dengan selaksa karya yang telah dia lakukan, sebagai taukid atas pernyataannya.

Wednesday, March 26, 2014

Inspiring Spirit Sultan Maulana Hasanuddin Banten Dalam Mewujudkan Masyarakat Sejahtera

A.     Pendahuluan

Salah satu yang mendasari lahirnya Provinsi Banten sejak masih berupa embrio gagasan hingga era reformasi bergulir apalagi kalau bukan alasan kesejahteraan Banten yang amat masyhur. Keinginan urang Banten untuk meningkatkan status Banten dari kerisidenan menjadi sebuah provinsi karena Banten memiliki keistimewaan juga selain dari Yogyakarta dan Aceh. Landasan filosofisnya adalah Banten memiliki kesulitan yang amat kokoh dan heroik, yaitu Banten tidak pernah tunduk dan menyerah pada kolonial Belanda. Dibuktikan dengan penghancuran total Keraton Surosowan, bukan hanya itu Banten pernah berdiri sendiri karena diblokade oleh Belanda sehingga memunculkan mata uang sendiri sebagai alat tukar masyarakat kala itu.

Monday, March 24, 2014

Pesantren Transformatif: Mengais Serpihan Janji Demokrasi, Mengubur Kepemimpinan Transaksional

Prolog: Krisis Kepemimpinan Sebagai Benih Keretakan
 
Rakyat Indonesia dalam pandangan Burhanuddin Muhtadi dijuluki sebagai rakyat yatim piatu. Yatim, karena pemerintah jarang hadir dalam berbagai permasalahan yang dihadapi publik tetapi begitu sigap menarik pajak. Piatu, karena partai politik hanya muncul ketika musim pemilu tiba. Rakyat dihadiahi surplus politisi, tetapi defisit negarawan. Demikian Burhanuddin Muhtadi menjelaskan dalam William Lidle, dkk (2011: 145).

Apa yang dikatakan Burhanuddin, penulis pikir sulit untuk disangkal. Kasus terkuaknya korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan yang terjadi di Indonesia, merupakan salah satu buktinya. Dengan mata telanjang kita menyaksikan betapa lebarnya ketimpangan sosial yang ada. Kesulitan hidup rakyat, berbanding terbalik dengan kemegahan dan kegelimangan harta penguasa beserta oligarki yang dibentuknya. Hemat penulis, hal ini seolah tamparan hebat bagi perjalanan demokrasi yang sudah diperjuangkan dengan berdarah-darah.

Wednesday, January 15, 2014

Al-Qur’anku, Partner Hidupku

Al-Qur'anku, Partner Hidupku (Dok: Pribadi)
Al-Qur’an ini sangat berarti bagiku, kadang ke mana-mana harus dibawa –kecuali hamam, kamar mandi- karena memang pas untuk ukuran saku baju, malah dulu pernah ditanya sama kawan satu perjuangan, “tumben Al-Qur’an kesayangannya gak dibawa”, “Di bawa kok, sekarang ada di dalam hati ini”. Senyum pun kami urai bersama-sama. Oh.. Indahnya!

Dalam senang dan sedih ia selalu menemani, bahkan di saat lalai ia selalu mengingatkan. Dulu hati ini keras bagai batu, dengan berusaha dan terus mencoba mentadabburi ayat demi ayatnya hati ini kembali lunak, benar Al-Qur’an adalah obat kehidupan yang paling ampuh bagi yang merasakannya.

Tuesday, January 14, 2014

Jangan Panggil Muhammad!


Hai kamu! Ya kamu, kenapa kamu memanggil nabi Muhammad dengan panggilan Muhammad saja.

Tidakkah kamu malu! Allah saja tidak pernah memanggil nabi Muhammad dengan namanya langsung, akan tetapi Allah memanggilnya dengan panggilan-panggilan yang luar biasa yang tercatat dalam kitab suci Al-Quran: “Yaa Ayyuhan Nabi” [Wahai Nabi], “Yaa Ayyuhar Rasul” [Wahai Rasul], “Yaa Ayyuhal Muzammil” “Yaa Ayyuhal Muddatstsir” [Wahai Orang yang Berselimut].

Kenapa kamu berani? Ketahuilah kawan! Bahkan kita dianjurkan ketika nama nabi Muhammad disebutkan, ucapan itu harus dibalas dengan mengucapkan “Shallallahu ‘Alaihi Wasallam atau Allaahumma Shalli Wasallim Wabaarik ‘Alaih atau Allaahumma Shalli ‘Alaihi”.

Monday, January 13, 2014

Al-Azhar, Mesir dan Prediksi Al-Quran: Sebuah Doa dan Harapan

Menatap Menara Islam, Al-Azhar As-Syarif
Dulu Al-Azhar dikenal sebagai pusat peradaban ilmu keislaman yang moderat. Dari berbagai belahan dunia orang berbondong-bondong untuk menyerap mata air ilmu di Al-Azhar.

Kini, konstelasi politik Mesir yang telah terpecah-belah masuk ke ranah Al-Azhar, menyebabkan kampus tercinta ternodai oleh aksi demonstrasi dan aksi pembakaran kampus yang terjadi di Fakultas Perdagangan. Di tempat terpisah, terjadi pulapengrusakan fasilitas kampus di kampus Al-Azhar Putri, ditambah aksi pembunuhan massal secara terang-terangan di mana-mana. Kesal namun bungkam, terasa mimpi menyaksikan kejadian yang ada.

Friday, November 15, 2013

Muhammad Saihul Basyir: Pemuda Kece yang Hafal Al-Qur'an dari Keluarga Bintang Al-Qur'an

Muhammad Saihul Basyir with Checnya's children

“Pemuda Kece adalah seseorang yang berbakti kepada kedua orangtua dan agamanya”
(Salah satu bunyi kicauan di akun Twitter milik Saihul Basyir)

Muhammad Saihul Basyir adalah sosok pemuda tampan yang periang, bersahabat, baik hati dan tidak sombong. Di samping itu Basyir (panggilan akrabnya) adalah salah satu penghafal Al-Qur’an yang masih muda karena telah mengkhatamkan hafalannya ketika berusia sebelas tahun. Banyak prestasi dan keistimewaan yang Allah berikan ketika Saihul Basyir memulai proses menghafal dan menamatkan hafalannya. Bagaimana kondisi keluarga Saihul Basyir dan fase demi fase yang telah dijalaninya? Berikut ini adalah sekilas dari cuplikan kisah perjalanan hidup beliau. Semoga banyak yang terinspirasi dan termotivasi melihat profil pemuda yang telah mengkhidmatkan diri kepada Al-Qur’an ini, dan semoga keistiqamahan selalu mengiringinya.

Monday, October 21, 2013

Syekh Fahd Alkandari Keliling Dunia Bersama Alquran: Indonesia Terindah!


Syekh Fahd Alkandari

Tak sengaja melihat sosial media youtube tentang perjalanan keliling dunia Syekh fahd Alkandari, seorang imam besar sebuah masjid di Kuwait, beliau sengaja mengelilingi dunia hanya untuk merekam keindahan para pecinta dan penghafal Alquran di seluruh pelosok dunia. Sungguh, sketsa Tuhan terasa sangat indah baginya, karena diberi kesempatan untuk melukis ayat-ayat kauniyah Allah melalui rihlah sucinya. Subhanallah, aku iri dibuatnya.

Saya sangat merekomendasikan untuk melihat kumpulan video di profil youtube-nya, sangat menggugah hati, menentramkan jiwa, menghangatkan raga, seakan diri ini selalu diingatkan untuk selalu ingat kepada-Nya. Air mata tak henti-hentinya menetes jika melihat dan mendengarkan hal tentang keharuman Alquran, kitab suci umat Islam.

SMK Kesehatan Fahd Islamic School Raih Juara Pertama Cerdas Cermat Eco Youth National Geographic Indonesia


Pose Representasi SMK Kesehatan Fahd Islamic School Bersama Bapak & Ibu Guru
Pertandingan yang cukup menegangkan namun mengasyikkan, itulah suasana dari Final Cerdas Cermat Eco Youth di area Theater, Parkir Timur Senayan, Jakarta pada hari kedua, Ahad (20/10/2013).


























Event Cerdas Cermat Eco Youth National Geographic Indonesia yang disponsori oleh Majalah HAI dan Toyota ini sebenarnya sudah dimulai Sabtu kemarin (19/10/2013). Ada sekitar 12 sekolah pilihan di JaBoDeTaBeK yang bersaing ketat untuk meraih tiket final, akhirnya hanya ada empat sekolah terbaik yang berhak masuk ke babak final cermas cermat Eco Youth, di antaranya SMK Kesehatan Fahd Islamic School Bekasi, SMA YP-BDN Jakarta Barat, Pondok Pesantren Ummul Quro Tangerang Selatan dan MA Al Falah Jakarta Barat.

Wednesday, October 16, 2013

My Notes: Indonesia Butuh Regenerasi Mufassir Bahasa Inggris

Mungkin sebagian orang sudah tahu apa maksud dan tujuan diadakannya MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran), yang masih di bawah naungan LPTQ-Indonesia (Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran), MTQ ini pun ada tingkatannya dari mulai kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional bahkan jika bagus bakal dikirim ke level internasional. Inti dari semua ini sebenarnya adalah untuk mensyiarkan kembali “Program Maghrib Mengaji” di Indonesia yang mulai surut karena berbagai alasan. Sebenarnya mudah saja mengatasi ini semua jika semua umat Islam bersatu, kembangkan saja mushala, surau dan masjid yang ada sebagai tempat mengaji dan mengkaji Alquran bagi seluruh masyarakat, buat skema program yang bisa diterima semua kalangan, satu lagi “Matikan Televisi Anda” menjelang maghrib sampai isya. Beres kan!
Namun kali ini saya tidak akan terlalu membahas permasalahan MTQ secara khusus, akan tetapi yang akan saya bahas adalah salah satu dari cabang MTQ tersebut, yaitu Tafsir Bahasa Inggris.

Sunday, October 13, 2013

Kittenku Sayang Kittenku Malang


Saat bersama kelima kucing peliharaan di balkon rumah
Saat bersama kelima kucing peliharaan di balkon rumah
Kemarin [10-10-13] benar-benar direpotkan dengan Hirrah [kucing betina] yang baru melahirkan tiga anaknya.

Entah kenapa setelah Subuh langsung punya firasat kalau jabang bayi si Hirrah bakal menghirup udara dunia.

Pas lihat kandangnya ternyata benar kitten imut dan lucu itu sudah “‘eya-’eya” alias mengeong lembut bak bayi yang baru lahir dari emaknya.

Bingung apa yang harus dilakukan, karena ini kucing peliharaan pertama yang melahirkan, hanya bermodal sarung tangan plastik dan masker.

Ternyata Buyutku Mempunyai Isteri Lebih Dari Sepuluh, Bagaimana Denganku?

Kemarin malam (12/10) adalah doa atau tahlil malam terakhir Nyai Hj. Misroh binti H. Misnan, adik dari ibu bapakku Nyai Hj. Rogaya binti H. Misnan di Kampung Baru, Cakung, Jakarta Timur. Acarapun berjalan khidmat, meski air rahmat dari langit sempat membasahi daerah sekitar tempat kami bersama-sama mendoakannya, tentu dengan doa yang terbaik untuknya.

Ada yang unik dari perjalanan pulang tahlil kemarin, abi [bapak] sedikit bercerita tentang profil H. Misnan, yang notabene adalah buyutku sendiri dari keturunan ibunya bapak. Akulah yang memberikan stimulan kepada beliau agar mau menuturkan kisah seperti apa sosok H. Misnan tersebut, yang hanya bisa aku pandang wajahnya lewat foto yang terpajang di rumah anak-anaknya H. Misnan.

Sebenarnya abi termasuk type orang yang lebih memilih diam, artinya tidak akan memberitahu kecuali ditanya. Dalam beberapa pertanyaanku kemarin malam saja hanya dijawabnya sedikit, namun dibalik sedikitnya itu sempat membuatku menganga, tersontak kaget seakan tidak percaya. 

Saturday, October 12, 2013

Haji Pertamaku; Berkat Menjadi Yang Terbaik di Ajang Olimpiade Intelektual di Mesir

Setiap orang pasti memiliki cerita tersendiri bagaimana cara mereka bisa berhaji, bisa dikatakan panggilan haji adalah panggilan Allah, tidak memandang miskin atau kaya, besar atau kecil, pintar atau kurang cerdas, karena haji merupakan anugerah dan keberuntungan yang luar biasa bagi yang menjalankannya, terlebih posisinya yang menjadi tamu Allah dan rasul-Nya.

Rasanya sudah seharusnya saya selalu bersyukur, jangan sampai kufur nikmat, karena perjalanan haji pertama saya adalah hadiah dari mengikuti perlombaan olimpiade intelektual di Mesir pada cabang cerdas cermat dua bahasa (arab dan Inggris) yang kebetulan berhasil meraih posisi pertama.

Thursday, October 10, 2013

Di mana Keberadaan Para Ulama Ketika Terjadi Pembantaian Ribuan Rakyat Mesir, Bungkam?


Ketika rakyat Mesir dibantai rezim militer, peran ulama nyaris tenggelam dari pemberitaan. Karena media dalam kendali militer, media lainnya diberangus. Pendukung militer diberi kesempatan sedang penentangnya diintimidasi, termasuk para ulamanya. Ulama seperti Syaikh Azhar Ahmad Thayyib dan mantan mufti Syaikh Ali Jum’ah mendapat sanjungan di media, sedang ulama yang menentang cara-cara militer ditangkap bahkan dibantai. Seakan-akan ulama tidak peduli.
http://www.islammemo.cc/akhbar/arab/2013/07/23/177138.html

Padahal tidak demikian. Syaikh Muhammad Abdul Maqsud misalnya, ulama ahli fiqih di Mesir, memfatwakan membela Morsi. “Kita wajib membela presiden terpilih dalam pemilu 2012 ini karena inilah yang sah secara syariat dan hukum.” Beliau juga menfatwakan kudeta haram atas dasar sabda Rasulullah Saw: “Jika telah dibaiat dua khalifah, maka bunuhlah yang terakhir dari keduanya.” (HR. Muslim).
http://www.youtube.com/watch?v=C-agtdsgC_A

Saturday, October 05, 2013

Ummi Rosmala: Sosok Ibu yang Tangguh dari Kelima Belas Anaknya

Ummi .. Bagiku beliau adalah sosok yang luar biasa, seorang ibu dari lima belas anak yang lahir dari rahim sucinya, meski kini yang tersisa hanya empat belas, tujuh laki-laki dan tujuh perempuan, mungkin ini hal yang sangat jarang dijumpai pada masa sekarang.

Di usianya yang sudah kepala lima, masih saja tersirat rona keawet-mudaan di wajahnya. Sepertinya kunci beliau adalah senyum khasnya, mental baja dan sikap toleransinya dalam menyikapi persoalan hidup yang terus datang bertubi-tubi, hal demikianlah yang membuatnya semakin tegar, sabar dan tenang.

“Masalah di dunia akan berhenti ketika jiwa kembali kepada-Nya, dan pelabuhan terakhir adalah akhirat tempat berkumpulnya berbagai macam ruh manusia”, nasihat sakti beliau yang selalu terngiang di telingaku.

Ummi .. Bagiku beliau adalah sosok yang tangguh, berjiwa besar dan berkharisma, berkat doanyalah aku masih bertahan dalam meniti kehidupan yang fana ini, murkanya adalah hal yang paling aku takuti sebagai anak.

Friday, October 04, 2013

Wujuudunaa Bisababihim [Keberadaan Kami dengan Sebab Mereka]

Di BB pada kompakan pada pakai DP [Display Picture] Keluarga Kecil Engkong (H. Mahmud bin H. Ma'an) & Nyai (Hj. Rogaya binti H. Misnan), rahimahumallahu rahmatan waasi'ah. 

Iam jadi sedih, karena sewaktu iam dilahirkan dari rahim Ummi, engkong tidak melihat iam -satu-satunya cucu yang tidak dilongok ketika baru dilahirkan-, ternyata iam baru tahu ceritanya dari abi, kalau engkong sibuk dengan isteri barunya. Hmh.. Ncang Tajuddin pun akhirnya menamai bayi kecil itu dengan nama Irhamni, "Kasihanilah aku", sedih bangat kalau dengar ceritanya, tidak sadar sampai meneteskan air mata. Ya Allah..

Iam tambah sedih, karena belum pernah melihat mereka secara langsung, nyai Rogaya sudah meninggal ketika abi masih kecil, sedangkan engkong Mahmud meninggal sewaktu iam masih balita.

Kini, umurku sudah 25 tahun, seperempat abad sudah aku hidup di dunia yang penuh permainan dan senda gurau. Aku pun mulai mengetahui arti namaku yang sebenarnya, ku dapat dari guruku di Mesir, "Ya Allah.. Berikan hamba rahmat-Mu". Sebuah doa, arti yang paling pas menurutku, sampai aku patenkan menjadi header sebuah blog pribadiku.

Menurutku, keluarga kandungku semua yang terbaik, yang paling terbaik itu Nyai Hj. Rofi'ah -isteri kedua engkong Mahmud- beserta anak-anaknya, ada Mang H. Maliki, Mang Ali dan lain-lain. Mereka sangat mendukung studiku, sampai-sampai mendukungku secara materil, kadang mengirimkan uang sewaktu aku masih belajar di Mesir, meski aku sudah dapat beasiswa prestasi dari Bayt Zakat, Maktab Kuwait. Sungguh tega jika aku besar nanti aku melupakan jasa-jasa mereka, jatuhkan saja diriku jika tidak ingat mereka atau Allah yang akan mengingatkanku.

Thursday, October 03, 2013

Muhammad Alfath HW: Cucu Seorang Mualaf yang Hafidz dan Mufassir Alquran [Wawancara Eksklusif]

Muhammad Alfath Hibatul Wafi, seorang remaja yang lahir di Jakarta 18 Maret 1997, adalah salah satu anggota Junud DQ [Pasukan Daarul Quran] yang berpusat di Bogor. 

Alhamdulillah beliau telah menamatkan hafalan Alquran ketika menjelang hari ulang tahunnya yang ke 13. Kini, di usianya yang sudah 16 tahun (kelas 3 SMA), banyak prestasi yang telah diraihnya baik di tingkat nasional maupun internasional. Di antaranya menjuarai STQ Nasional 2011 cabang 30 Juz, juga pernah mewakili Indonesia dalam bidang Alquran, khususnya hafalan, pemahaman dan Tafsir Alquran di Yordania, Jeddah, Mesir dan Sudan.

Pada event STQ Nasional 2013 yang lalu, penyuka klub sepakbola Liverpool ini telah meraih Terbaik I pada cabang Tafsir Bahasa Arab. Sungguh prestasi yang sangat menakjubkan bagi orang yang seusia beliau bahkan bagi orang dewasa sekalipun, tak disangka, karena Alfath [panggilan akrabnya] telah mengalahkan mufassir hebat yang usianya jauh di atasnya.

Ada satu hal yang ada dalam fikirannya saat itu, "Melompat lampaui ekspektasi, itu yang akan kulakukan. Tidak selamanya underdog ada di bawah. Terkadang, karena status mereka yang tidak diperhitungkan, mereka menjelma menjadi kuda hitam yang siap mengudeta mereka yang terlalu berleha-leha di atas..".

Wednesday, October 02, 2013

Surat Cinta Untuk "Kyai" -yang kurindu-

1. Aku sadar, aku bukan anak keturunan "kyai". Aku hanyalah manusia biasa, tapi aku bahagia karena kedua orangtuaku sangat mencintai dan menghormati ulama.

2. Banyak anak keturunan "kyai", kecerdasan dan keilmuannya menuruni bapak atau kakeknya yang juga seorang "kyai". Hebat, wajar anak "kyai".

3. Banyak juga yang keturunan "kyai", tapi tingkah lakunya bak preman jalanan. Kadang keilmuannya pun standar, tapi dipaksakan jadi "kyai". Kasihan!

4. Ternyata menyandang title "kyai" itu berat, di pundaknya sudah terbebani urusan umat. Tapi kok banyak yang ingin dipanggil dirinya "kyai", aneh!